Gaya Hidup

4 Barang Donasi yang Sebaiknya Tidak Diberikan saat Bencana Alam

Kamis, 01 Desember 2022 - 04:19
4 Barang Donasi yang Sebaiknya Tidak Diberikan saat Bencana Alam Ilustrasi - Warga yang terdampak erupsi gunung semeru (Foto: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMES BOGOR, JAKARTABencana alam banyak menggugah hati siapa saja untuk membantu. Bantuan bisa dilakukan dengan terjun langsung ke lokasi bencana, maupun memberikan donasi, baik uang maupun barang. 

Sayangnya banyak donasi barang yang ternyata tidak membantu pengungsi. Supaya tidak sia-sia, sebaiknya Anda tidak memberikan donasi barang seperti berikut ini:

1. Pakaian bekas

Maksud hati memang baik, memberikan pakaian layak pakai agar korban bencana dapat tetap hangat dengan mengenakan pakaian yang layak. 

Namun nyatanya di lokasi bencana, banyak pakaian bekas yang malah menumpuk. Bukan karena korban tidak mau memakai, namun ukuran bisa menjadi kendala mereka. 

Selain itu dari sisi kesehatan, pakaian bekas bisa menjadi salah satu penyebaran penyakit kulit. Karena bisa saja saat kita memberikan, pakaian benar dalam kondisi bersih, namun ketika tiba di lokasi bencana, banyak orang yang sudah mencobanya. Dari situlah penyebaran penyakit dimulai.

2. Obat-obatan yang hampir kadaluarsa

Biasanya di lokasi bencana sudah ada tim medis lengkap dengan peralatan dan obatnya. 

Jadi obat donasi, biasanya digunakan jika kondisi benar-benar sudah sangat dibutuhkan. 

Jika obat hampir kadaluarsa, bisa jadi pas dibutuhkan sudah kadaluarsa. 

Sebaiknya berikan donasi obat luar saja, seperti minyak kayu putih, balsam dan sejenisnya.

3. Mi instan

Mi instan memang menjadi andalan bagi para donatur. Sebab mereka menilai mi instan merupakan makanan praktis yang cepat dibuatnya. 

Mi instan merupakan makanan yang rendah nutrisi, sedangkan korban bencana harus tetap makan makanan sehat agar tetap tangguh menjalani hari-harinya. 

Selain itu, terkadang sulit juga mereka makan mis instan karena tidak ada dapur. Bencana banjir misalnya, korban tidak bisa masak mi instan karena kompornya sudah terendam air. 

Jika memang mau memberikan bantuan makanan, sebaiknya nasi bungkus. Atau pastikan ada tidaknya dapur umum di lokasi bencana. Jika ada, Anda dapat mengirimkan bahan makanan, seperti beras, sayur mayur serta lauk pauk. 

4. Susu bubuk

Susu bubuk juga termasuk barang donasi yang sebaiknya tidak diberikan pada korban bencana alam. 

Susu bubuk harus diseduh dengan air hangat. Sedangkan kita tidak tahu persis di lokasi pengungsian tersedia air hangat atau tidak. 

Sebaiknya berikan susu kotak siap minum saja untuk nejaga kondisi kesehatan anak-anak korban bencana. 

Itulah barang donasi yang sebaiknya tidak diberikan pada korban bencana alam. Niat baik membantu korban bencana memang mulia, namun alangkah bijaknya jika Anda memikirkan situasi dan kondisi lokasi bencana alam sebelum memberikan bantuan. Yuk terus berbuat baik. (*)

Pewarta :
Editor : Dhina Chahyanti
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bogor just now

Welcome to TIMES Bogor

TIMES Bogor is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.