Jakarta Electric PLN Mobile Segel Tiket Final Four
Jakarta Electric PLN Mobile melaju Final Four Proliga 2026 usai menundukkan Livin Mandiri pada laga pamungkas putaran kedua seri terakhir yang digelar di GOR Candradimuka Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor.
BOGOR – Langkah Jakarta Electric PLN Mobile menuju babak Final Four Proliga 2026 akhirnya terpatri secara resmi. Kepastian ini diraih setelah tim asuhan Chamnan Dokmai menumbangkan Jakarta Livin Mandiri dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 28-26) pada laga pamungkas putaran kedua seri terakhir yang digelar di GOR Candradimuka Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Minggu (1/3/2026) malam.
Meski menang tiga set langsung, laga berlangsung dengan intensitas tinggi lantaran Livin Mandiri memberikan perlawanan yang cukup merepotkan.
Sejak awal laga, Electric PLN langsung menekan melalui trio andalan mereka, Neriman Ozsoy, Celeste Plak, dan Ersandrina Devega. Kombinasi spike tajam dan servis yang akurat membuat Livin Mandiri kesulitan membangun serangan balik. Meskipun Yolla Yuliana dkk mencoba meredam di area net, Electric PLN tetap tak terbendung dan menutup set pertama dengan skor 25-19.

Memasuki set kedua, koordinasi permainan Jakarta Livin Mandiri tampak goyah. Ersandrina Devega berkali-kali mencuri poin melalui penempatan bola yang cerdik. Di sisi lain, Neriman Ozsoy tampil dominan dengan power yang sulit dibendung blok lawan. Dominasi ini membawa Electric PLN unggul jauh dan menyudahi set kedua dengan 25-17.
Livin Mandiri bangkit di set ketiga. Ana Bjelica dan Weronica Szlagowska mulai menemukan ritme permainan, memaksa reli-reli panjang yang menguras tenaga. Kejar-mengejar angka terjadi hingga poin kritis. Semangat juang Salsabilla dkk sempat memaksa terjadinya deuce. Namun, ketenangan mental Electric PLN di poin-poin akhir berhasil menyudahi perlawanan sengit Livin Mandiri dengan skor ketat 28-26.

Usai laga, pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Chamnan Dokmai, menyatakan kepuasannya atas hasil ini.
"Kunci kemenangan hari ini adalah disiplin dalam transisi bertahan ke menyerang. Anak-anak sempat kehilangan fokus di set ketiga karena lawan bermain lebih berani, tapi saya senang mereka bisa tetap tenang di poin kritis. Kini fokus kami sepenuhnya adalah persiapan fisik untuk Final Four," ungkap pelatih asal Thailand tersebut.
Sementara itu, asisten pelatih Jakarta Livin Mandiri, Wilda Siti Nurfadila, mengakui keunggulan lawan namun mengapresiasi kerja keras timnya.
"Kami memberikan perlawanan maksimal, terutama di set ketiga. Ada beberapa detail kecil yang luput, terutama dalam mengantisipasi bola rebound. Ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemain muda kami untuk musim depan," tutur Wilda. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


