Proliga 2026, Gresik Phonska Plus Hajar Jakarta Electric PLN Mobile 3-0
Langkah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kian mantap di papan atas klasemen Proliga 2026.
Bogor – Langkah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kian mantap di papan atas klasemen Proliga 2026. Dalam lanjutan Putaran Kedua Pekan Ketujuh yang digelar di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jumat (20/2/2026) malam, tim asuhan Alessandro Lodi sukses melibas Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-19, 25-18).
Kemenangan ini sekaligus menegaskan status Phonska Plus sebagai kontestan kuat di Final Four, sementara Electric PLN harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan sisa tiket menuju babak empat besar.
Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer pertandingan langsung memanas. Gresik Phonska Plus menurunkan skuad terbaiknya, termasuk pilar seperti Medi Yoku, Shella Bernadheta, hingga legiun asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko. Di sisi lain, Jakarta Electric PLN yang dimotori duet maut Neriman Ozsoy dan Celeste Plak memberikan perlawanan sengit.

Kejar-mengejar angka terjadi sangat ketat mulai dari 4-4 hingga menginjak skor 12-12. Electric PLN sempat mencuri keunggulan 14-13 lewat gempuran Ozsoy. Namun, kematangan mental Phonska Plus terlihat saat mereka mampu membalikkan keadaan menjadi 17-14. Meski pelatih Chamman Dokmai sempat mengambil time out untuk menenangkan anak asuhnya, Phonska Plus tetap tak terbendung dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-19.
Memasuki set kedua, kedua tim belum melakukan rotasi pemain. Bytsenko membuka keunggulan bagi Gresik, namun langsung dibalas tuntas oleh spike Celeste Plak. Pertandingan sempat kembali alot di angka 5-5. Keunggulan tipis 8-6 milik Phonska Plus memaksa Dokmai kembali meminta time out lebih awal.
Strategi tersebut sempat membuahkan hasil saat PLN menyamakan kedudukan 9-9 dan 13-13. Namun, memasuki poin krusial, kesalahan sendiri mulai menghantui kubu Electric PLN. Tertinggal 18-23, penampilan Ozsoy dkk justru menurun di penghujung set. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Annie Mitchem dkk untuk mengunci set kedua kembali dengan angka 25-19.
Berada di ujung tanduk, Chamman Dokmai melakukan penyegaran dengan memasukkan Poppy Aulia. Strategi ini sempat mengejutkan Phonska Plus, di mana Electric PLN melesat unggul 5-1 di awal set. Namun, Alessandro Lodi bereaksi cepat dengan mengambil time out saat timnya tertinggal 7-8 untuk mengembalikan fokus pemain.

Instruksi tersebut manjur. Phonska Plus perlahan menyamakan skor menjadi 8-8 dan terus menempel ketat hingga 15-15. Setelah melewati angka 17-17, dominasi Gresik Phonska Plus tak lagi tertahankan. Mereka melesat unggul 23-18 seiring dengan pertahanan PLN yang mulai rapuh. Pertandingan akhirnya disudahi oleh Medi Yoku dan kawan-kawan dengan skor 25-18 di set ketiga.
Meski kalah, Jakarta Electric PLN Mobile belum tamat untuk bersaing merebut tiket final four Proliga 2026. Neriman Ozsoy dkk masih punya peluang lolos ke final four dan bersaing dengan Popsivo Polwan, dan Livin Mandiri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



