TIMES BOGOR, MAJALENGKA – Dari Sentul Bogor, arah kebijakan nasional kembali meniupkan harapan bagi denyut ekonomi rakyat di daerah. Arahan Presiden Prabowo Subianto, terkait penggunaan atap genting pada bangunan pemerintahan dan fasilitas publik disambut serius Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Bagi Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, kebijakan tersebut bukan sekadar instruksi pusat. Ia justru menjadi penguat dari langkah pembangunan daerah yang telah lebih dulu digerakkan melalui visi Majalengka 'Langkung SAE'.
Menurut Bupati Eman, pembangunan tidak boleh berhenti pada wujud fisik semata. Setiap kebijakan harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama pelaku ekonomi lokal yang menjadi tulang punggung daerah.
"Penggunaan atap genting bukan hanya soal bangunan, tetapi soal keberpihakan. Ini sejalan dengan semangat Majalengka 'Langkung SAE', di mana pembangunan harus berkeadilan dan memberi manfaat ekonomi bagi rakyat," ujar Bupati Eman, Selasa 3/2/2026).
Kabupaten Majalengka, lanjutnya, memiliki potensi besar industri genting rakyat yang tersebar di sejumlah kecamatan. Arahan Presiden pun dinilai sebagai momentum strategis untuk menghidupkan kembali sektor yang telah lama menjadi identitas daerah.
Pemkab Majalengka berkomitmen mendorong penggunaan atap genting pada berbagai proyek pembangunan, mulai dari gedung pemerintahan, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga infrastruktur publik lainnya.
"Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal. Selain ramah lingkungan dan sesuai dengan karakter iklim daerah, genting juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan serta membuka lapangan kerja," tambahnya.
Kebijakan tersebut akan disinergikan dengan perencanaan pembangunan daerah agar tetap berpijak pada visi dan misi Majalengka 'Langkung SAE' sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar material bangunan, genting Jatiwangi menyimpan sejarah panjang Majalengka. Bersama kecap Majalengka, genting telah menjadi ikon yang melekat kuat dalam ingatan kolektif masyarakat, sebuah warisan budaya yang kini diharapkan kembali menemukan tempat terhormat dalam arus pembangunan modern. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Arahan Presiden Prabowo Jadi Angin Segar Kebangkitan Genting Jatiwangi Majalengka
| Pewarta | : Jaja Sumarja |
| Editor | : Ronny Wicaksono |